Bagaimana perasaan anda apabila dokter yang menangani anda sama sekali belum pernah menjenguk dan memeriksa kondisi anda sekalipun? Bagaimana perasaan anda jika seorang dokter menggunakan anda sebagai eksperimen terhadap pengobatan penyakit misterius? Dan bagaimana pula perasaan anda apabila dokter tersebut adalah satu-satunya dokter terhebat dari radius 60 kilometer dari rumah sakit tempat anda dirawat? Semua pertanyaan yang saya sebutkan ini merupakan salah satu dari sekian banyak kejadian yang “lumrah” terjadi di serial TV House ini.
Tidak seperti serial kedokteran lainnya dimana seorang dokter dituntut untuk menjaga kode etik profesinya, Gregory House (Hugh Laurrie) adalah dokter dengan metode diagnosa terhebat yang dimiliki oleh rumah sakit Princeton-Plainsboro yang seringkali melanggar kode etiknya sebagai seorang dokter. Setiap tindakan yang dia lakukan selalu membuat rekan-rekan kerjanya naik pitam, bingung, dan kaget. Tidak hanya rekan kerjanya, pasien-pasien House selalu ketakutan dengan metode-metodenya dan teori-teorinya yang radikal. Dan yang lebih membuat kesal, adalah bahwa House selalu benar (yah, hanya sedikit kasus dimana ia melakukan kesalahan).
Filosofi House sebagai dokter adalah “Semua orang adalah pembohong”. Ia tidak pernah mau menemui pasiennya sebab ia berpegang teguh pada filosofi tersebut. Memang di setiap episodenya banyak pasien-pasien House yang berbohong karena takut aib mereka akan terkuak. Namun tetap saja membuat kesal semua penonton serial TV ini. Dan anehnya, karena keunikannya inilah serial TV ini memperoleh sukses nominasi Emmy Award dan memenangkan Peabody Award untuk pemeran utama terbaik.
Sekarang saya baru saja menjalani Season ke dua serial “sinting” ini. Di setiap episode, penyakit yang diderita pasien-pasien House ini memang kelewat nalar masyarakat pada umumnya. FYI, House hanya mau menangani pasien-pasien dengan tingkat kesulitan tertinggi. “Tidak ada tantangan”, sebutnya sembari berusaha menghindar tugas praktek klinik yang diberikan oleh atasannya. Sebut saja mulai dari suspensi, tuntutan hukum, sampai penembakan oleh pasien House sudah dialaminya. Yang jelas, manusia-manusia seperti House inilah yang harus saya hindari kalau menjalani rawat inap di rumah sakit manapun. :D

I Like it…
Pertama kali nonton di Indosiar, trus.. aku ketagihan..
Dokter jenius..
Klo di Indonesia kayak Mr. Habibie, bedanya house di kedokteran mr. Habibie di Teknik..
Bisa kasih info dimana aku bisa download full serial House?
Terimakasih